Perkuat Sinergi dan Dukungan Legislasi, Kalapas Selong Audiensi dengan Ketua DPRD Lombok Timur

Audiensi Kepala Lapas Selong dan Ketua DPRD Lombok Timur

Nadi Lombok: Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong, Sudirman, melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur. Jumat, (6/2/2026). Pertemuan yang berlangsung di kantor DPRD Kabupaten Lombok Timur tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat koordinasi antara Lapas Selong dengan unsur legislatif daerah.

Audiensi dilaksanakan dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kolaboratif. Kedua belah pihak berdiskusi secara terbuka mengenai berbagai isu strategis terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Dalam kesempatan itu, Sudirman memaparkan gambaran umum kondisi Lapas Kelas IIB Selong, baik dari sisi jumlah warga binaan, kapasitas hunian, maupun pelaksanaan program pembinaan yang sedang berjalan. Ia menjelaskan bahwa dinamika pemasyarakatan saat ini menuntut adanya pendekatan yang lebih komprehensif dan humanis.

“Pelaksanaan tugas pemasyarakatan bukan semata-mata tentang pengamanan, tetapi juga bagaimana kami mampu membina dan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik. Kami berupaya menghadirkan sistem pembinaan yang menyentuh aspek mental, spiritual, dan kemandirian,” ujar Sudirman.

Ia menjelaskan, berbagai program pembinaan terus dioptimalkan, mulai dari pembinaan keagamaan, pendidikan formal dan nonformal, hingga pelatihan keterampilan seperti pertukangan, kerajinan, serta kegiatan produktif lainnya. Program tersebut bertujuan membekali warga binaan dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

“Harapan kami, warga binaan tidak kembali mengulangi kesalahan yang sama. Mereka harus memiliki bekal keterampilan dan pola pikir yang lebih positif agar dapat diterima kembali oleh masyarakat,” tambahnya.

Selain memaparkan program pembinaan, Sudirman juga menyinggung tantangan yang dihadapi Lapas, seperti kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana, penguatan sumber daya manusia, serta dukungan anggaran untuk menunjang pelayanan publik yang lebih optimal.

Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk menjawab tantangan tersebut. Dukungan dari DPRD sebagai representasi masyarakat di lembaga legislatif memiliki peran penting dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas pemasyarakatan.

“Kami berharap dukungan dari DPRD Kabupaten Lombok Timur dapat semakin memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Lapas Selong berkomitmen untuk terus mewujudkan sistem pembinaan yang humanis, berorientasi pada rehabilitasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Sudirman.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur menyambut baik kunjungan dan audiensi tersebut. Ia mengapresiasi keterbukaan pihak Lapas dalam menyampaikan kondisi riil serta berbagai upaya yang telah dilakukan.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai bentuk komunikasi yang konstruktif antar lembaga. DPRD tentu mendukung langkah-langkah positif yang dilakukan Lapas Selong dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sistem pemasyarakatan yang baik akan berdampak langsung pada keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, DPRD siap menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran secara optimal guna mendukung program-program pembinaan yang dijalankan Lapas.

“Kami percaya bahwa pembinaan yang efektif akan membantu menekan angka residivisme. Ini bukan hanya tanggung jawab Lapas, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai bagian dari pemerintah daerah,” tambahnya.

Pertemuan tersebut juga membahas pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, instansi vertikal, dan elemen masyarakat, guna menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Di akhir audiensi, kedua pihak sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat koordinasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Kabupaten Lombok Timur. Komitmen bersama tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi yang solid dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pembinaan.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara Lapas Selong dan DPRD Kabupaten Lombok Timur, diharapkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah serta terciptanya masyarakat yang aman, tertib, dan harmonis.